Wamen Nezar Dorong Indonesia Dalami Titik Strategis di Rantai Industri AI Global
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menyampaikan bahwa Indonesia harus beralih dari sekadar menjadi pasar pengguna AI menjadi bagian integral dari rantai industri AI global. Dalam kesempatan di Deloitte Indonesia Townhall, Nezar menekankan pentingnya kolaborasi untuk membangun ekosistem AI secara end-to-end, yang meliputi energi, air, pusat data, semikonduktor, hingga aplikasi.
Indonesia diketahui memiliki sumber daya strategis seperti nikel, pasir silika, timah, tembaga, dan emas yang dapat mendukung industri semikonduktor. Namun, Nezar menyoroti bahwa keberadaan bahan baku belum cukup tanpa kemampuan pengolahan yang memadai. Misalnya, pasir silika Indonesia sebanyak 7,8 miliar ton belum diolah menjadi silicone wafer yang dibutuhkan untuk produksi semikonduktor.
Dengan meningkatkan kapasitas pengolahan, Indonesia dapat mengamankan posisi strategis atau 'choke point' dalam rantai pasok global. Nezar mengajak pemerintah dan sektor swasta untuk bekerja sama agar Indonesia tidak hanya menjadi pemasok bahan mentah, tetapi juga menjadi pemain teknologi yang kompetitif di kancah internasional.
Bagikan
Berita terkait
Jensen Huang Ungkap Alasan Nvidia Bakal Tumbuh 70 Persen Tahun Depan
kumparan · 11 September 2026 pukul 17.00
Agentic AI Bisa Ambil Keputusan Sendiri, Wamen Komdigi Nezar Ingatkan Kendali Manusia
JawaPos · 11 September 2026 pukul 11.30
Agentic AI Bisa Ambil Keputusan Sendiri, Wamen Nezar Ingatkan Kendali Manusia
JawaPos · 11 September 2026 pukul 10.15
Profil Pantas Sutardja, Imigran Asal RI yang Masuk Deretan Orang Terkaya di AS
kumparan · 9 September 2026 pukul 10.40