Wamenkomdigi Bocorkan 3 Aspek Wujudkan Sistem Keamanan Siber AI di RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyampaikan tiga aspek kunci untuk mewujudkan sistem keamanan siber berbasis AI (AI driven security) di Indonesia. Pertama, diperlukan regulasi yang adaptif melalui kolaborasi pemerintah, industri, akademisi, dan masyarakat. Pemerintah membuka ruang bagi pemangku kepentingan untuk berkontribusi dalam pembentukan aturan seperti peraturan pelaksana Undang-Undang PDP dan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber. Kedua, pertukaan informasi rutin antara industri dan lembaga nasional diperlukan untuk mengembangkan solusi AI yang dapat mendeteksi dan mencegah serangan siber, termasuk layanan seperti penyaringan panggilan telepon dan verifikasi identitas palsu. Ketiga, pembangunan talenta digital keamanan siber menjadi prioritas melalui kolaborasi universitas dan industri untuk mengisi posisi strategis dan meningkatkan literasi digital masyarakat.
Bagikan
Berita terkait
Indonesia Darurat Talenta Digital, ITSEC Asia Buka Pelatihan Siber dan AI
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 16.03
Amerika Terpecah, Trump Ngamuk Sebut Pihak yang Mau Bisnis Bangkrut
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 16.00
Pemerintah Siapkan RUU Keamanan Siber dan Satu Data Indonesia, Ini Penjelasan Wamenkomdigi
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 15.21
Ekosistem Digital Jadi Mesin Baru Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8%
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 11.39