Wamenkomdigi Bocorkan 3 Aspek Wujudkan Sistem Keamanan Siber AI di RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyampaikan tiga aspek kunci untuk mewujudkan sistem keamanan siber berbasis AI (AI driven security) di Indonesia. Pertama, diperlukan regulasi yang adaptif melalui kolaborasi pemerintah, industri, akademisi, dan masyarakat. Pemerintah membuka ruang bagi pemangku kepentingan untuk berkontribusi dalam pembentukan aturan seperti peraturan pelaksana Undang-Undang PDP dan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber. Kedua, pertukaan informasi rutin antara industri dan lembaga nasional diperlukan untuk mengembangkan solusi AI yang dapat mendeteksi dan mencegah serangan siber, termasuk layanan seperti penyaringan panggilan telepon dan verifikasi identitas palsu. Ketiga, pembangunan talenta digital keamanan siber menjadi prioritas melalui kolaborasi universitas dan industri untuk mengisi posisi strategis dan meningkatkan literasi digital masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 23.51
Peran Manusia Tetap Krusial di Era Keamanan Siber Berbasis AI
Berita terkait
Bill Gates Tak Main-Main! Peringatkan Korban AI Bisa Tembus Miliaran Jiwa
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 20.50
1 Miliar Orang Bisa Tewas Dihantam Senjata Pembunuh Massal Canggih
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 14.50
Bill Gates Soroti Bahaya AI, Minta Setiap Sistem Punya Pengamanan Ketat
JawaPos · 28 September 2026 pukul 13.15
Serangan Siber Tembus 1,52 Miliar, Luhut Soroti Kesenjangan Talenta Keamanan Digital
Warta Ekonomi · 26 September 2026 pukul 16.00