1.355 Rumah di Jember Dapat Bantuan Renovasi, Program Bedah Rumah Bakal Disinergikan dengan Homecare
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323639/original/041823700_1786628432-f09fbcf3-5d0a-4789-bbf0-17469d496f4e.jpeg)
Kabupaten Jember mendapat alokasi bantuan renovasi rumah sebanyak 1.355 unit pada tahun anggaran berjalan. Angka ini merupakan bagian dari program bedah rumah nasional yang mengalami peningkatan signifikan, dari 45 ribu unit pada tahun sebelumnya menjadi 400 ribu unit tahun ini. Presiden Prabowo Subianto bahkan menargetkan minimal 1 juta unit rumah dapat direhabilitasi tahun depan.
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melonggarkan syarat penerima bantuan agar lebih mudah dijangkau masyarakat berpenghasilan rendah. Penilaian tidak lagi hanya berdasarkan kerusakan berat, dan sertifikat tanah tidak lagi wajib dilampirkan karena cukup menggunakan Surat Keterangan Menempati Rumah dari Kepala Desa dengan catatan telah mendiami rumah minimal 1 tahun. Selain itu, Kementerian PKP bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan untuk mengganti atap asbes guna mencegah risiko TBC, serta dengan Kementerian ATR/BPN untuk memfasilitasi penerbitan sertifikat tanah gratis bagi penerima bantuan yang berdiri di atas tanah milik sendiri.
Bupati Jember Gus Fawait menyambut positif kebijakan tersebut dan menyiapkan integrasi program bedah rumah dengan layanan Homecare. Pendekatan ini bertujuan memastikan petugas tidak hanya memperbaiki kondisi fisik rumah tetapi juga memantau kesehatan penghuninya secara simultan.
Bagikan
Berita terkait
Mendagri Dorong Pemda Percepat Program Bedah Rumah
Liputan6.com · 5 September 2026 pukul 20.15
Buron Sejak 2022, Pelaku Pembunuhan di Pamekasan Ditangkap di Jember
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 07.41
Program Bedah Rumah 2026 Baru Terealisasi 46,72%
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 09.00
Kementerian PKP Godok Skema Recycle KPR Rumah Subsidi Eks Kredit Macet
JawaPos · 29 September 2026 pukul 19.45