1.487 Sekolah NTT Direvitalisasi Usai Gempa, Anggaran Rp 1,2 T Disiapkan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9315728/original/029781400_1785859050-IMG_7877.jpeg)
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyiapkan program revitalisasi sebanyak Rp 1,2 triliun untuk 1.487 satuan pendidikan di Nusa Tenggara Timur (NTT) pasca-gempa. Revitalisasi ini menyasar perbaikan bangunan sekolah yang rusak berat serta penggantian ruang belajar darurat. Menteri Pendidikan Abdul Mu'ti menegaskan komitmen pemerintah dalam pemulihan sektor pendidikan di NTT dengan memperhatikan kebutuhan masing-masing satuan sekolah. Program digitalisasi meliputi pemberian IFP, pelatihan guru, laptop, serta akses internet dan listrik. Untuk daerah 3T, internet dapat dilihat melalui Starlink, sedangkan listrik akan dikerjakan bersama PLN melalui panel surya atau pembangunan jaringan baru.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 20.50
Pulihkan Pendidikan Pascagempa, Mendikdasmen Targetkan Perbaikan 1.487 Sekolah di NTT
Detik.com · 21 September 2026 pukul 20.55
Mendikdasmen Respons Viral SDN Mboeng Dapat Smart Board Padahal Tak Ada Listrik
kumparan · 21 September 2026 pukul 18.54
Dicecar Anggota Komisi X soal SD di NTT Tak Bisa Pakai IFP, Mu'ti: Tidak Akurat
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 09.11
Gempa Bumi Magnitudo 5,3 Guncang Wilayah Ruteng NTT
Berita terkait
2.447 Sekolah di NTT Kembali Gelar Belajar Mengajar, Mayoritas Masih Pakai Fasilitas Darurat
JawaPos · 15 September 2026 pukul 12.00
Pemerintah Segera Revitalisasi SD Rusak di NTT yang Dapat Smart TV
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 05.45
SDN Mboeng Hampir Roboh tapi Malah Dapat TV Digital, Kemendikdasmen Sebut akan Direvitalisasi
JawaPos · 9 September 2026 pukul 13.15
Kementrans Bantu Rehabilitasi MI Al-Ikhtiar yang Rusak Diguncang Gempa
CNN Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 18.31