Pulihkan Pendidikan Pascagempa, Mendikdasmen Targetkan Perbaikan 1.487 Sekolah di NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berkomitmen memulihkan 1.487 satuan pendidikan di Nusa Tenggara Timur (NTT) pascagempa dengan anggaran Rp1,2 triliun. Revitalisasi ini menyasar sekolah yang mengalami kerusakan berat serta bangunan darurat, termasuk SDN Mboeng. Program ini bertujuan memperbaiki sarana dan prasarana sekolah agar lingkungan belajar menjadi aman, sehat, dan mendukung proses pembelajaran. Kemendikdasmen berharap perbaikan tidak hanya mengembalikan kondisi fisik sekolah, tetapi juga memastikan ruang kelas layak untuk siswa.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 01.36
1.487 Sekolah NTT Direvitalisasi Usai Gempa, Anggaran Rp 1,2 T Disiapkan
Detik.com · 21 September 2026 pukul 20.55
Mendikdasmen Respons Viral SDN Mboeng Dapat Smart Board Padahal Tak Ada Listrik
kumparan · 21 September 2026 pukul 18.54
Dicecar Anggota Komisi X soal SD di NTT Tak Bisa Pakai IFP, Mu'ti: Tidak Akurat
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 09.11
Gempa Bumi Magnitudo 5,3 Guncang Wilayah Ruteng NTT
Berita terkait
2.447 Sekolah di NTT Kembali Gelar Belajar Mengajar, Mayoritas Masih Pakai Fasilitas Darurat
JawaPos · 15 September 2026 pukul 12.00
Kemendikasmen Revitalisasi 1.487 Sekolah di NTT, Kucurkan Dana Rp 1,2 Triliun
JawaPos · 10 September 2026 pukul 06.45
Kemendikdasmen Revitalisasi 1.487 Sekolah di NTT, Termasuk SDN Mboeng yang Viral
kumparan · 10 September 2026 pukul 02.30
Kemendikdasmen Pastikan SDN Mboeng Direvitalisasi, 1.487 Sekolah di NTT Jadi Sasaran
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 00.09