1 Dekade Dorong Energi Bersih, SUN Masuki Fase Baru Elektrifikasi Industri RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

SUN telah mengembangkan lebih dari 450 MW kapasitas energi surya melalui 400 proyek di 40 sektor industri sejak 2016. Portofolionya mencakup pasar Indonesia, Australia, Vietnam, dan Thailand. Hingga 2026, proyek-proyek ini diperkirakan mampu mengurangi emisi CO₂ sekitar 244.549 ton per tahun, setara dengan menanam 4,06 juta pohon.
Kini, SUN memasuki fase baru dengan memperluas solusi dari sekadar energi surya menuju sistem elektrifikasi terintegrasi. Layanan baru ini mencakup sistem penyimpanan energi, kendaraan listrik, infrastruktur pengisian daya, serta sistem digital manajemen armada. Fokus utama pengembangan diarahkan pada sektor dengan operasional tinggi seperti pertambangan, perkebunan, logistik, dan manufaktur.
Bagikan
Berita terkait
Indonesia Jadi Pemain Penting di Industri Baterai, Ini PR Besarnya
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 20.07
Bali Fokus Mengembangkan Energi Bersih & PLTS, Pangkas Pasokan Listrik Batu Bara
JPNN.com · 29 Agustus 2026 pukul 19.54
Dukung Program PLTS 100 GWp, PLN-Pemprov Bali Kolaborasi Percepat Pengembangan Infrastruktur Energi Bersih
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 20.20
Dekarbonisasi Industri Indonesia Butuh Kepastian Regulasi dan Pembiayaan
JawaPos · 28 Agustus 2026 pukul 17.15