1 Hari Setelah Aliansi Mekkah Dibentuk, Houthi Terus Bombardir Saudi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Serangan Houthi terhadap Aramco terjadi hanya sehari setelah pembentukan Aliansi Mekkah oleh Arab Saudi, Pakistan, dan Turki. Ini menandakan eskalasi militer yang signifikan. Para pejabat Ansar Allah (Houthi) telah memperingatkan bahwa Turki atau Pakistan akan mendapatkan 'pelajaran keras' jika terlibat dalam aksi militer terhadap Yaman bersama Arab Saudi. Mereka juga menyatakan akan terus menargetkan aset strategis Arab Saudi, termasuk fasilitas minyak Aramco dan infrastruktur transportasi minyak. Di samping itu, Houthi menyerang pasukan pemerintah Yaman di Hadramout dan Marib, dengan bentrokan meluas ke Taiz dan Marib dalam beberapa jam terakhir. Konflik ini telah berlangsung selama 12 tahun dan kini semakin membesar, menunjukkan urgensi perlunya negosiasi damai.
Bagikan
Berita terkait
Mampukah Aliansi Laut Merah Pimpinan Arab Saudi Menaklukkan Houthi dan Iran?
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 15.11
Turki Gabung Koalisi Pertahanan Maritim Pimpinan Arab Saudi di Laut Merah
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 18.31
Pakar Militer Ini Klaim Aliansi Mekkah Didorong Ketakutan terhadap Ide Israel Raya
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 03.30
Pejabat Kerajaan: Iran dan Proksinya Sedang Bersiap Menyerang Arab Saudi
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 14.41