11.925 Rumah Rusak Akibat Gempa NTT, Manggarai Timur Terparah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) menyebabkan 40.040 orang mengungsi, dengan pengungsi terbanyak di Kabupaten Manggarai Timur (15.465 jiwa). BNPB mencatat 11.925 rumah rusak, termasuk 5.516 rusak berat, 1.916 rusak sedang, dan 4.493 rusak ringan. Di Manggarai Timur, tercatat 25 orang tewas, 442 luka berat, dan 513 luka ringan. Di Manggarai, ada 27 orang tewas dan 31 luka berat. Daerah dengan kerusakan rumah terbanyak adalah Kabupaten Nagekeo, Manggarai Barat, dan Ngada.
Basarnas melaporkan total 202 korban, dengan 70 orang meninggal dan 132 orang luka (40 berat, 92 ringan). Operasi pencarian telah selesai, fokus beralih ke penyelamatan medis di wilayah seperti Kecamatan Lamba Leda.
Pemerintah memantau situasi dan memastikan pasokan BBM serta listrik perlahan membaik, meski distribusi belum 100% pulih. Presiden Prabowo Subianto direncanakan akan mengunjungi NTT, namun pemerintah masih menilai kesiapan lapangan. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan tim terus bekerja untuk memulihkan suplai dasar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 07.20
Update Gempa NTT: 75 Meninggal, Ratusan Sekolah Rusak Berat
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.43
Wapres Gibran Rakabuming Raka Minta Maaf dan Pastikan Penanganan Gempa NTT Maksimal
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 20.31
Dari Posko ke Posko, PNM Terus Bergerak Dampingi Warga Terdampak Gempa NTT
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 19.35
PNM Terus Bergerak dari Posko ke Posko Dampingi Warga Terdampak Gempa NTT
Berita terkait
BNPB: Pengungsi gempa NTT berkurang 4.142 orang
ANTARA News · 30 Agustus 2026 pukul 18.29
Pengungsi Gempa NTT Tembus 161 Ribu, ISPA Capai 3.721 Kasus
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 19.51
Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 83 Orang, 110 Ribu Mengungsi
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 18.40
Update Korban Gempa NTT: 83 Meninggal Dunia, 110.785 Mengungsi
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 17.08