11 Hektare Sawah di Tulungagung Kekeringan, Dispertan Ungkap Wilayah Paling Rawan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Selama musim kemarau 2026, Dinas Pertanian Tulungagung mencatat sebanyak 11 hektare lahan pertanian padi mengalami kekeringan. Laporan awal diterima pada Juni 2026 dari Kecamatan Pakel, meliputi Desa Ngebong seluas 2 hektare dan Desa Suwaluh sekitar 5 hektare, dengan total terdampak sekitar 7 hektare. Memasuki awal Juli, kekeringan juga melanda Kecamatan Campurdarat di Desa Pelem dan Desa Wates, menambah sekitar 4 hektare lagi, sehingga total menjadi 11 hektare.
Kepala Dinas Pertanian Tulungagung, Suyanto, menjelaskan bahwa seluruh lahan masih dapat diselamatkan sehingga belum ada laporan gagal panen atau puso. Penanganan di Kecamatan Pakel berhasil melalui pompanisasi, menyelamatkan tanaman padi. Di Kecamatan Campurdarat, upaya penanganan terus dilakukan untuk mencegah kekeringan meluas. Tidak ada kerugian besar yang dilaporkan, dan situasi masih terkendali.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 20.26
BNPB Ungkap Kekeringan Landa Wilayah Jawa Timur Akibat Musim Kemarau
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 12.25
Cerita Petani di Kasemen Serang Kesulitan Tanam Padi gegara Lahan Kering
CNN Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 04.15
Dipanggil Prabowo Kemarin, Apa Titah Presiden ke Amran?
Berita terkait
Video: Hadapi Kekeringan, Kementan Siapkan Asuransi 100 Ribu Ha Sawah
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 11.26
Menteri PU Turun ke Lapangan, Temukan Laporan Kekeringan Tak Sesuai Kondisi
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 10.00
Menteri PU Ancam Copot Pejabat Ditjen SDA Buntut Temuan Sawah Kering
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 22.00
Video: Petani Hadapi Kekeringan, Pompa Irigasi Hemat BBM Beri Solusi
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 11.40