Cerita Petani di Kasemen Serang Kesulitan Tanam Padi gegara Lahan Kering
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Potensi kemarau panjang dan kekeringan melanda wilayah Kasemen, Kota Serang, mengancam kegiatan pertanian padi. Kekeringan sudah berlangsung selama dua hingga tiga bulan, menyebabkan lahan sawah kering dan tidak memadai untuk penanaman padi. Para petani di daerah tersebut kemungkinan tidak akan menanam padi pada masa tanam ketiga (MT 3) akibat kondisi ini.
Seorang petani bernama Suriyah dari Kampung Kebasiran menjelaskan bahwa padi dari masa tanam kedua (MT 2) sudah selesai dipanen. Namun, lahannya kini tidak lagi bisa ditanami padi karena kekurangan air. Untuk menjaga produktivitas lahan, ia beralih menanam mentimun sebagai tanaman pengganti sementara.
Mardani, petani lain dari Kampung Cangkring, juga ragu untuk menanam padi pada MT 3 yang diperkirakan jatuh sekitar akhir Agustus atau awal September. Saat ini, ia harus memompa air dari saluran irigasi agar sawah tetap teraliri, yang menambah biaya operasional. Petani menunggu kondisi air hingga September untuk memutuskan langkah selanjutnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 17.02
11 Hektare Sawah di Tulungagung Kekeringan, Dispertan Ungkap Wilayah Paling Rawan
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 17.00
Kemarau Ancam Pertanian Bekasi, 2.592 Hektare Lahan Sawah Dilanda Kekeringan
Berita terkait
Hari Jadi Ke-81 Jateng: Dari Sawah Jawa Tengah untuk Meja Makan Indonesia
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 17.00
156 Waduk di Gresik Mengering, Petani Terancam Kesulitan Air untuk Musim Tanam Ketiga
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 21.40
El Nino Sangat Kuat OTW ke RI, BMKG Minta Petani Ubah Jadwal Tanam
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 16.25
Petani berbagi air sumur demi selamatkan tanaman tembakau
ANTARA News · 3 Agustus 2026 pukul 14.44