13 Persen Warga Jakarta Belum Pakai Air PAM, Ini Alasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PAM Jaya menyatakan cakupan layanan air perpipaan di Jakarta mencapai 87 persen, sementara 13 persen warga belum menjadi pelanggan. Tantangan perluasan terutama di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, seperti Kecamatan Jagakarsa, Cilandak, Pasar Rebo, dan Kramat Jati. Alasan utama warga masih mengandalkan air sumur karena rasa yakin. PAM Jaya menekankan bahwa eksploitasi air tanah berkelanjutan dapat menyebabkan penurunan muka tanah (land subsidence). Perusahaan tidak mengambil air dari akuifer, melainkan mengolah air permukaan. Untuk meningkatkan cakupan, PAM Jaya telah melakukan sosialisasi di 267 kelurahan melalui 15.000 RW.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 16 September 2026 pukul 19.02
Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp 8 Selama 8 Hari, Setelah Itu Rp 5.000
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 16.44
Prabowo Minta Danantara Bantu Pramono Perpanjang LRT hingga JIS
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 14.21
Sebelum Jajal LRT Kelapa Gading-Manggarai, Presiden Prabowo Tinjau Fasilitas Ruang Baca Stasiun
Berita terkait
Cegah Penurunan Tanah, AHY Minta DKI Perkuat Infrastruktur
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 15.31
4 Kali Pakai Eskalator, Berapa Menit Perjalanan ke Peron Stasiun LRT Manggarai?
Detik.com · 17 September 2026 pukul 11.29
LRT Kelapa Gading-Manggarai Beroperasi, Warga: Mantep Banget Alhamdulillah
Detik.com · 16 September 2026 pukul 17.13
Relokasi Kabel Fiber Optik di Jakarta Digugat, Apjatel Soroti Risiko Gangguan Internet
Detik.com · 15 September 2026 pukul 19.15