14 Daerah di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan, 722 Ribu Jiwa Terdampak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pada Minggu, 23 Agustus 2026, sebanyak 14 daerah di Jawa Tengah dinyatakan dalam status siaga awas kekeringan akibat penurunan curah hujan yang signifikan. Dampak kekeringan meluas ke 478 desa di 189 kecamatan, melintasi 30 kabupaten dan kota, dengan 722.000 jiwa terdampak krisis air bersih. Untuk mengatasi situasi ini, pemerintah daerah telah menyalurkan bantuan air sebanyak 23,5 juta liter, didukung oleh berbagai pihak termasuk Tagana Dinas Sosial, PMI, Baznas daerah, hingga pihak swasta. Kepala BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, menegaskan bahwa 25 dari 30 daerah terdampak telah menetapkan status siaga darurat kekeringan guna mempercepat respons terhadap kondisi kritis ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 19.26
Kekeringan di Kayong Utara Kalbar, Warga Terpaksa Minum Air Parit
Berita terkait
6 Kecamatan Alami Krisis Air, Pemkab Serang Tetapkan Status Darurat Kekeringan
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 16.13
500 Jiwa Terdampak Kekeringan, PMI Kota Sukabumi Gercep Distribusikan Bantuan Air Bersih
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 15.34
Sebanyak 13.318 Warga Tujuh Desa di Klaten Terdampak Kekeringan
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 15.29
BMKG soal Sungai Barito Mengering: Curah Hujan di Kalteng Rendah
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 14.56