Kekeringan di Kayong Utara Kalbar, Warga Terpaksa Minum Air Parit
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kekeringan parah di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, menyebabkan lima desa di Kecamatan Pulau Maya mengalami krisis air bersih. Sumur warga mengering dan cadangan air hujan hampir habis. Warga terpaksa menggunakan air parit yang tercampur lumpur dan debu akibat jerebu kebakaran lahan. Kondisi paling memprihatinkan di Desa Kamboje dan Dusun Kecil. Warga mengharapkan bantuan air bersih dari pemerintah dan perusahaan swasta. Keterbatasan akses transportasi menjadi kendala dalam penyaluran bantuan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 15.34
500 Jiwa Terdampak Kekeringan, PMI Kota Sukabumi Gercep Distribusikan Bantuan Air Bersih
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 15.29
Sebanyak 13.318 Warga Tujuh Desa di Klaten Terdampak Kekeringan
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 15.20
14 Daerah di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan, 722 Ribu Jiwa Terdampak
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 15.19
Pemerintah Tangani Kekeringan di 1.229 Lokasi, Selamatkan 41 Ribu Hektare Sawah dan Bantu 616 Ribu Jiwa
Berita terkait
23 Kabupaten/Kota di Jabar Dilanda Kekeringan, 8,7 Juta Liter Air Bersih Disalurkan
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 09.00
BBWSC3 Salurkan 670 Ribu Liter Air Bersih Selama Musim Kemarau
JPNN.com · 5 Oktober 2026 pukul 22.25
PHE OSES Salurkan 13.000 Liter Air Bersih untuk Warga Pulau Kelapa
SINDOnews · 4 Oktober 2026 pukul 18.36
Pemkab Banyuwangi Salurkan 764 Ribu Liter Air Bersih ke 18 Dusun Terdampak Kekeringan
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 21.12