164 Ribu Murid Difabel Mendapat Akses Layanan Pendidikan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mempercepat pemenuhan sarana pendidikan bagi 164.294 murid difabel melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Revitalisasi Satuan Pendidikan. Peresmian dan penandatanganan kesepakatan revitalisasi dilakukan di SLB Tunas Bakti, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Rabu (12/8). Tahun 2026, pemerintah menargetkan revitalisasi 71.744 satuan pendidikan, dengan 114 SLB masuk prioritas. Selain perbaikan fisik, sekolah mendapat Interactive Flat Panel (IFP) dan pelatihan bagi 1.500+ guru inklusif.
Di DIY, tahun 2025 revitalisasi menjangkau 46 satuan pendidikan senilai Rp71,3 miliar. Hingga Juli 2026, program secara nasional telah menjangkau 1.609 satuan pendidikan senilai Rp2,02 triliun, termasuk 264 SLB senilai Rp287,40 miliar. Menteri Abdul Mu'ti menegaskan komitmen pemerintah memenuhi hak pendidikan anak difabel sesuai Undang-Undang Sisdiknas. Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto mendukung langkah tersebut dan meminta alokasi revitalisasi terus ditingkatkan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 13.00
Kemendikdasmen Revitalisasi 114 SLB, Akses Pendidikan Murid Difabel Diperkuat
Berita terkait
Revitalisasi SMPN 16 Medan Selesai, Mendikasmen Pastikan Kegiatan Belajar Sudah Normal
JawaPos · 15 September 2026 pukul 13.16
Kucurkan Rp 50 M, Kemendikdasmen Mulai Revitalisasi Sekolah Terdampak Gempa di NTT
JawaPos · 15 September 2026 pukul 11.15
Kemendikdasmen Prioritaskan Sekolah Terdampak Bencana dalam Revitalisasi 2026
JPNN.com · 12 September 2026 pukul 13.43
Kemendikasmen Revitalisasi 1.487 Sekolah di NTT, Kucurkan Dana Rp 1,2 Triliun
JawaPos · 10 September 2026 pukul 06.45