18 Depot Air Minum Isi Ulang di Jakarta Ditutup, Kepatuhan SLHS Masih Rendah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Satpol PP DKI Jakarta menutup 18 Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) di Jakarta Utara, Barat, dan Timur pada 1–5 Oktober 2026. Penutupan dilakukan karena hasil uji Labkesda menunjukkan kualitas air tidak memenuhi standar mikrobiologi dan kimia, terutama terkait indeks kesehatan lingkungan dan total Coliform, serta adanya pelanggaran izin usaha.
Kondisi ini mencerminkan rendahnya kepatuhan standar higiene sanitasi nasional. Data per 25 Desember 2025 mengungkap hanya 4,01% dari 84.558 DAMIU yang memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Selain itu, Kementerian Kesehatan mencatat 50,16% air DAMIU tercemar bakteri E. coli.
Bagikan
Berita terkait
Air Perpipaan Jakarta Dikebut, Jaringan Bakal Tembus 16.234 Km
Detik.com · 24 September 2026 pukul 10.38
Ikut Pramono ke New York, Dirut PAM Jaya Jajaki Investasi untuk Perluas Layanan
Detik.com · 24 September 2026 pukul 10.33
PAM Jaya Pastikan Abu Vulkanik Anak Krakatau Tak Pengaruhi Kualitas Air Jakarta
VOI · 8 September 2026 pukul 11.30
Berapa Untung jadi Agen Galon Air Minum? Ini Struktur Margin dan Risikonya
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 11.39