19 Negara G20 Kompak Lawan Produk Murah China, Menkeu AS: Merusak Ekonomi Global
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Amerika Serikat, melalui Menkeu Scott Bessent, mengungkapkan bahwa 19 dari 20 negara G20 sepakat untuk bersamaan melawan produk impor murah dari China yang dianggap merusak keseimbangan ekonomi global. China adalah satu-satunya negota yang menolak kampanye 'benteng tarif' ini. Bessent menyatakan bahwa lonjangan barang-barang murah dari non-pasar menjadi ancaman serius bagi sektor manufaktur di seluruh dunia, terutama menurutnya China memiliki surplus transaksi terbesar dan tidak berkelanjutan. Pemerintah AS sebelumnya memprediksi bahwa kebijakan tarif impor akan mengakibatkan China mengalihkan ekspornya ke negara lain, yang kini terbukti tepat. Forum G20 di North Carolina menjadi arena untuk mengadvokasi taktik tarif serupa dengan periode pemerintahan Trump sebelumnya.
Bagikan
Berita terkait
IMF Puji Ketahanan Ekonomi Global Atasi Guncangan Energi Iran
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 22.00
Menkeu Scott Bessent: AS Bakal Terapkan Sanksi Terberat kepada Iran
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 17.45
Prabowo Undang Putin Berkunjung ke Indonesia
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 16.17
Prabowo Soroti Perdagangan Dunia Jadi Senjata, Rantai Pasok Terbelah oleh Kecurigaan
VOI · 4 September 2026 pukul 06.10