Jakarta · Minggu, 20 September 2026Cari
WargaKonoha

2.029 Huntara Mulai Tampung Warga Korban Gempa Manggarai Timur NTT

Pemerintah mulai menyerahkan Hunian Sementara (Huntara) kepada warga yang rumahnya rusak berat akibat gempa Magnitudo 7,7 di Manggarai Timur, NTT pada 15 Agustus lalu. Salah satu penerima pertama adalah keluarga Agustinus Rangga di Kampung Bugis, Kelurahan Rana Loba, Kecamatan Borong. Bangunan berukuran 4×6 meter itu akan ditempati oleh Agustinus bersama istrinya dan putri mereka. Direktur Wilayah II BNPB Manggarai Timur, dr. Riswandi, menyatakan bahwa pemerintah berencana membangun 2.029 unit Huntara di seluruh wilayah tersebut. Pembangunan dilakukan secara bertahap, dimulai dari Kecamatan Borong, lalu ke wilayah utara, tengah, hingga selatan. Progres pembangunan saat ini telah mencapai 95 persen. Huntara disiapkan sebagai tempat tinggal yang aman dan layak selama masa pemulihan, sebelum digantikan dengan Hunian Tetap (Huntap). Pemerintah juga memberi keleluasaan bagi warga yang memilih tinggal bersama kerabat, dengan bantuan tetap disalurkan sesuai tingkat kerusakan rumah.

Agustinus Rangga sebagai penerima Huntara pertama menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian pemerintah sejak bencana melanda. Ia berharap pemerintah terus mempercepat pembangunan dan penyerahan agar ribuan warga lainnya yang masih bertahan di tenda pengungsian dapat segera menempati tempat tinggal yang lebih layak. Jeany Wajong, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Daerah Manggarai Timur, menegaskan bahwa unit Huntara yang diberikan kepada Agustinus menjadi standar acuan untuk ribuan unit lainnya yang akan menyusul. Huntara ini merupakan hunian sementara sebelum nantinya dibangun Hunian Tetap bagi warga terdampak gempa.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait