550 Paket Selimut dan Alas Tidur Disalurkan untuk Pengungsi Gempa NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyalurkan 550 paket selimut dan alas tidur kepada para pengungsi akibat gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Distribusi ini dilakukan di tiga kabupaten, yakni Nagekeo (355 paket), Ende (145 paket), dan Manggarai (50 paket), untuk memastikan kenyamanan dan perlindungan para penyintas di lokasi pengungsian.
Sehingga hingga 7 September 2026, Baznas telah menyalurkan 79.450 porsi makanan melalui 14 titik dapur umum, layanan air di 8 titik, dan pelayanan kesehatan bagi 619 pasien di 9 lokasi. Selain itu, Baznas juga membangun 4 masjid, 1 sekolah, 5 unit hunian sementara, dan 1 jembatan darurat, serta menyalurkan 1.083 Paket Logistik Keluarga (PLK), 553 paket hygiene kit, 51 lembar terpal, dan dukungan psikososial bagi 135 jiwa.
Berdasarkan data BNPB, hingga 10 September 2026, gempa bumi magnitudo 7,7 di NTT telah menyebabkan 135 orang tewas, dengan 88 di antaranya meninggal secara tidak langsung. Pemerintah juga telah menyampaikan 2.165 ton bantuan, termasuk 13 ton makanan dan pakaian, kepada korban di wilayah Flores.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 10 September 2026 pukul 19.13
BNPB: Korban gempa NTT capai 136 jiwa-70 persen rumah terverifikasi
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 08.06
Gempa Susulan di NTT Terus Terjadi, Ini Data Terbarunya
Detik.com · 10 September 2026 pukul 07.34
Korban Meninggal Dunia Akibat Gempa NTT Bertambah Jadi 136 Orang
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 06.17
Gempa Susulan NTT Terus Terjadi, Ini Data Terbarunya
Berita terkait
Rumah Rusak Berat Dibongkar, BNPB Siapkan Hunian Sementara dan Tetap di Manggarai
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 13.20
Perhatian Kecil Wapres Gibran ke Korban Gempa NTT, Sampai Berikan Ini...
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 06.10
Manggarai Barat optimalkan fasilitas medis layani 9.000 pengungsi
ANTARA News · 1 September 2026 pukul 20.53
BNPB: Pengungsi gempa NTT berkurang 4.142 orang
ANTARA News · 30 Agustus 2026 pukul 18.29