20 Tahun Infobip: Mendorong Generasi Baru Komunikasi Berbasis AI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Infobip, perusahaan teknologi komunikasi asal global, merayakan 20 tahun perjalanannya dalam mendorong transformasi komunikasi bisnis berbasis AI. Laporan Infobip Messaging Trends 2026 menunjukkan WhatsApp masih menjadi kanal dominan di Indonesia dengan penetrasi 65%, sementara kanal baru seperti RCS tumbuh signifikan. Perusahaan kini bergeser dari sekadar layanan pelanggan ke pemanfaatan AI untuk otomasi kerja, koordinasi operasional, dan pengelolaan customer journey yang terintegrasi. Interaksi chatbot berbasis AI di platform Infobip meningkat hingga 40 kali lipat dalam lima tahun terakhir.
Infobip didirikan pada 2006 dan pada 2010 memperluas layanan dari SMS menjadi platform multikanal yang mencakup email, panggilan suara, dan notifikasi push. Perusahaan menerapkan strategi glocal, menggabungkan infrastruktur global dengan tim lokal untuk menyesuaikan regulasi dan kebutuhan pasar, termasuk Indonesia. Tahap berikutnya adalah Agentic AI, teknologi yang memungkinkan agen AI mengambil keputusan dan bertindak mandiri, berbeda dengan conversational AI yang berbasis perintah pengguna.
Infobip meluncurkan Infobip AgentOS, platform AI-native yang menyatukan pemasaran, penjualan, dan layanan pelanggan dalam satu sistem. Platform ini menggunakan pendekatan human-in-the-loop, di mana manusia tetap memegang kendali pengambilan keputusan. Ke depan, interaksi diprediksi berkembang dari application-to-person menjadi agent-to-agent, dengan AI berkolaborasi menyelesaikan tugas atas nama pengguna.
Bagikan
Berita terkait
Alibaba Qwen Salip Meta dan Google, Model AI Open-Source Tiongkok Kuasai Pengembang Global
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 00.00
Dario Amodei Akui Dunia Dilanda Krisis Kepercayaan AI, Industri Dituntut Buktikan Manfaatnya
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 23.47
CEO OpenAI Sebut Kuliah 4 Tahun Terlalu Lama, Kenapa?
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 22.15
Kemerdekaan di Era AI: Jangan Sampai Kita Hanya Menjadi Pengguna
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 21.21