20 Tahun Reklasifikasi Pluto: Haruskah Julukan Planet Kembali Disematkan?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dua dekade setelah IAU meresmikannya sebagai planet katai pada Agustus 2006, Pluto masih menjadi perdebatan. Penemuan Eris pada 2005 memaksa astronom merumuskan definisi planet: harus mengorbit Matahari, memiliki bentuk bulat, dan membersihkan orbit. Pluto memenuhi dua kriteria pertama namun gagal pembersihan orbit karena terjepit dengan Neptunus dan berada di Sabuk Kuiper. Kritikus seperti Paul Byrne menyatakan klasifikasi merugikan pemahaman publik dan merekomendasi semua objek mirip Pluto seperti Ceres, Eris, Makemake, dan Haumea diklasifikasikan sebagai planet. Kontroversi mencerminkan kesulitnya menentukan kriteria objek langit modern.
Bagikan
Berita terkait
Rahasia Erupsi Matahari Terungkap! Armada 17 Wahana Antariksa Temukan Fenomena Aneh
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 10.30
Ada Gerhana Bulan Sebagian Akhir Agustus, Indonesia Kebagian?
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 12.53
Bintang Tercepat di Bima Sakti Terdeteksi, Kecepatan 25 Ribu Km/Detik
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 07.50
Minggu Depan Ada Gerhana Bulan Parsial, Kelihatan dari Indonesia?
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 21.51