Rahasia Erupsi Matahari Terungkap! Armada 17 Wahana Antariksa Temukan Fenomena Aneh
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

17 wahana antariksa berhasil memantau ledakan Matahari yang memancarkan coronal mass ejection (CME) tidak simetris dengan dua lobus. Lobus utama bergerak 840 km/detik menuari Bumi dan Mars, sementara lobus sekunder 534 km/detik mengarah barat. Pengamatan simultan memberi gambaran detail struktur CME yang jarang terdeteksi. Hasil ini meningkatkan akurasi prakiraan cuaca antariksa dan mitigasi risiko radiasi bagi satelit serta jalur penerbangan.
Bagikan
Berita terkait
Mengapa Luar Angkasa Gelap meski Ada Matahari dan Bintang? Ini Penjelasan NASA
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 21.35
Rencana Gila Ilmuwan Supaya Bumi Terhindar dari Kiamat
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 20.50
NASA Bagikan Wujud Matahari dari Jarak Dekat, Ada Fenomena Tak Terduga
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 09.30
Mengintip Takdir Akhir Matahari Melalui Daur Ulang Bintang Mati di Nebula Helix
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 10.45