2027 Tegang, 2028 Ada Partai Keluar dari Barisan Prabowo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Direktur Lingkar Madani (LIMA) Ray Rangkuti menyatakan bahwa pemerintahan Prabowo Subianto diperkirakan akan sibuk menghadapi tingkah laku anggota koalisi sendiri mulai dari Pilpres 2024 hingga 2029. Menurutnya, berbagai manuver politik yang terjadi di dalam lingkaran dukungan Prabowo ini akan menciptakan dinamika yang menantang. Ray menyoroti beberapa langkah strategis yang dilakukan oleh kubu Joko Widodo (Jokowi), salah satunya melalui pernyataan Ketua ProJo Budi Arie Setiadi terkait percepatan pelaksanaan pemilu. Selain itu, Jokowi juga melakoni pertemuan dengan Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao tanpa agenda resmi, bahkan ketika Prabowo sedang berada di Rusia. Pertemuan tersebut, kata Ray, tidak melibatkan koordinasi resmi pemerintah. Manuver ini kemudian disikapi oleh Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang diasosiasikan dengan poros Cikeas. Ray menilai, dinamika ini menandakan adanya persaingan internal dalam koalisi pendukung Prabowo yang dapat mempengaruhi stabilitas pemerintahannya. Analisis ini mencerminkan ketegangan politik yang mungkin berlanjut hingga periode pemilu 2028.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 21.12
AHY ke Prabowo: Bapak Presiden Dapat Mengandalkan Demokrat
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 10.00
PR Prabowo Masih Soal Komunikasi, Pakar: Parah Sekali, Tak Seperti Zamannya Jokowi
VOI · 10 September 2026 pukul 08.36
AHY ke Prabowo: Bapak Presiden Dapat Mengandalkan Partai Demokrat
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 05.17
Prabowo Puji SBY: Taruna Akmil Terbaik
Berita terkait
Budi Arie Singgung Nasib Prabowo di Sebelah Jokowi, Pengamat: Kemesraan Selama Ini Hanya Palsu?
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 13.29
Sinyal Prabowo vs Jokowi di Balik Omongan Ketum Projo Budi Arie: Elite Belum Tentu Satu Perspektif
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 00.00
Versi Pengamat, Pidato AHY soal Kekuasaan Diarahkan ke Jokowi, Bukan Prabowo
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 19.10
Di Balik Video Ketum Projo Budi Arie, Jokowi Sinyalkan Dirinya Tak Perlu Prabowo
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 12.21