21 Badan Usaha Disegel Terkait Kebakaran Lahan di 7 Provinsi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5291755/original/070480400_1753187181-IMG_20250722_182339.jpg)
Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menyegel 21 badan usaha di tujuh provinsi terkait kebakaran lahan hingga Rabu (2/9/2026). Sekitar 30 persen dari badan usaha yang disegel merupakan perusahaan yang berulang kali tersangkut kasus serupa. Penyegelan dilakukan terhadap badan usaha yang dinilai memiliki tanggung jawab mutlak (strict liability) atas kebakaran lahan. Dari 21 badan usaha yang disegel, tujuh berada di Kalimantan Barat, empat di Sumatera Selatan, empat di Kalimantan Selatan, dan tiga di Kalimantan Tengah. KLH masih memeriksa ratusan perusahaan lainnya, dengan 335 perusahaan terindikasi berkaitan dengan titik panas (hotspot) yang ditemukan melalui data satelit dan data perusahaan. Proses verifikasi masih berjalan dan data dapat bertambah. Menteri Jumhur menyatakan pembakaran lahan tidak boleh dilakukan siapa pun, terutama dalam periode El Nino yang panjang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 1 September 2026 pukul 18.30
Hotspot Karhutla Nasional Diklaim Menurun, Tapi Kondisi Belum Aman
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 11.31
Kabut Asap Makin Pekat, Menhut Ungkap Perkembangan Penanganan Karhutla di Sumsel
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 19.06
KLH Usut 19 Perusahaan Terkait Kebakaran Lahan 11 Ribu Hektare di 7 Provinsi
Berita terkait
Menhut Ungkap Titik Panas Sumatera-Kalimantan Terbaru
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 14.47
Menhut Sebut Penanganan Karhutla di Riau Semakin Baik, Minta Jajaran Tak Lengah
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 19.52
Kebakaran Lahan di Kulon Progo, Api Muncul di Bendungan Kamijoro
CNN Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 09.08
Tiba di Riau, Prabowo Pimpin Langsung Penanganan Kebakaran Hutan
Liputan6.com · 24 Agustus 2026 pukul 12.25