250 Mahasiswa Baru UNISA Pasang 50 LOSIDA untuk Olah Sampah Dapur di Sleman
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA Yogyakarta) menggelar kegiatan pemasangan 50 unit Lodong Sisa Dapur (LOSIDA) di Padukuhan Karang Tengah dan Salakan, Kalurahan Nogotirto, Gamping, Sleman, pada Rabu (16/9). Kegiatan ini melibatkan 250 mahasiswa baru UNISA yang menjadi perwakilan Masa Ta'aruf (MATAF), yang terbagi menjadi 50 kelompok. Setiap kelompok terdiri dari lima mahasiswa dan ditugaskan untuk turun ke permukiman warga guna mengenal masyarakat dan persoalan sampai di sekitarnya, termasuk pengelolaan sampah rumah tangga.
LOSIDA adalah inovasi pengolahan sampah organik menggunakan pipa paralon yang sebagian ditanam ke dalam tanah. Bagian bawah pipa diberi lubang untuk mengakibatkan proses penguraian alami, sementara bagian atas digunakan untuk memasukkan sampah organik seperti kupasan bawang, sisa sayuran, buah, makanan, dan daun kering. Sampah ini akan terurai menjadi kompos. Pipa ditutup untuk mengurangi bau dan mencegah lalat masuk.
Menurut Wakil Rektor III UNISA Yogyakarta, Mufdlilah, kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya pengelolaan sampah. Inovasi LOSIDA telah diterapkan selama sekitar empat tahun di kampus ini. Ketua RT Padukuhan Karang Tengah, Surahmin, menyampaikan bahwa sampah organik masih menjadi masalah yang belum terselesaikan dan berharap program ini dapat dilanjutkan secara berkelanjutan dengan pemantauan dalam beberapa bulan ke depan agar warga dapat mengembangkan LOSIDA secara mandiri.
Bagikan
Berita terkait
Potret Buram Komunikasi Elite GMNI
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 18.48
Wamenlu Anis Matta: Mahasiswa Harus Berpikir Besar dan Siap Hadapi Tantangan Global
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 18.20
Update Kasus Dosen Mesum UIN Walisongo Semarang
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 14.55
TASPEN Goes to Campus Dorong Anak Muda Siapkan Kesejahteraan Finansial
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 08.26