286 Siswa Labschool Jakarta Belajar di Desa, Gubernur KDM: Pengetahuan Tak Selalu Ada di Kelas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

286 siswa kelas X SMA Labschool Jakarta mengikuti program Trip Observasi 2026 di Kampung Banceuy, Desa Sanca, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang. Dalam kegiatan ini, para siswa tidak hanya mengamati tetapi juga berinteraksi langsung dengan warga setempat, mempelajari alam, melakukan penelitian sederhana, dan terlibat dalam kegiatan sosial. Program ini bertujuan memperkuat pembelajaran mendalam melalui pengalaman langsung di tengah kehidupan masyarakat, sesuai dengan pendekatan yang diterapkan Kemendikdasmen.
Kegiatan ini ditutup dengan apel resmi yang dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) pada Kamis, 1 Oktober 2026. Gubernur Dedi menekankan pentingnya pembelajaran langsung ke lapangan karena tidak semua pengetahuan aplikatif dapat diperoleh melalui pelajaran di sekolah. Menurutnya, pengalaman belajar di alam dan tengah masyarakat memberikan kesan positif bagi para siswa.
Dedi menambahkan, para siswa dapat memahami berbagai aspek kehidupan seperti sumber air, pengenalan gunung, cara menanam padi, dan teknik memasak tradisional. Pengetahuan praktis ini, katanya, sulit didapatkan di lingkungan sekolah yang bersifat teoritis. Kepala SMA Labschool Jakarta, Badru Zaman, menyatakan bahwa Trip Observasi merupakan kegiatan wajib bagi siswa kelas X.
Bagikan
Berita terkait
Dindik Jatim Ingatkan Siswa Tak Serahkan Sepenuhnya Proses Berpikir kepada AI
JPNN.com · 3 Oktober 2026 pukul 14.09
Dijelaskan Kemendikdasmen, Begini Proses Pemerintah Menyetarakan Pendidikan Gibran
Warta Ekonomi · 3 Oktober 2026 pukul 13.07
BSI Scholarship Talenta 2026 Dibuka, Ini Persyaratan dan Jadwal Lengkapnya
SINDOnews · 3 Oktober 2026 pukul 13.00
Detektif Sains, Cara Guru di Kutai Barat Ajak Siswa Memahami Fisika melalui Penyelidikan
SINDOnews · 3 Oktober 2026 pukul 12.30