3 Nelayan Sempat Terombang-ambing di Perairan Anyer Usai Mesin Kapal Mati
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tiga nelayan kapal AA Indra terombang-ambing di Perairan Anyer, Serang, Banten, pada Rabu (30/9/2026) dini hari. Kapal berhenti karena mesin mati dan tak bisa diperbaiki. Pemilik kapal, Sanaji, melaporkan kejadian ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten pukul 04.10 WIB. Kapal bertolak dari Dermaga Ciparay pada Selasa (29/9/2026) pukul 17.00 WIB untuk mencari ikan. Pada Rabu sekitar pukul 01.20 WIB, mesin kapal mengalami kerusakan. Tim SAR dari Unit Siaga SAR Pandeglang dan Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten langsung dikerahkan dengan menggunakan rubber boat, peralatan SAR air, medis, dan komunikasi. Lokasi kapal berada di koordinat 6°03'26.64"S 105°49'08.29"E, sekitar 4,86 nautical mile dari Posko SAR Terpadu Polairud. Ketiga awak kapal, Sanaji, Amir, dan Saniman, dilaporkan dalam kondisi selamat dan masih berada di atas kapal saat laporan diterima.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 29 September 2026 pukul 16.45
Gubernur Banten Serap Aspirasi Nelayan Lewat Tasyakuran Laut di Pandeglang
kumparan · 28 September 2026 pukul 21.00
Penumpang Kapal Terjatuh di Perairan Gilimanuk, Tim SAR Lakukan Pencarian
Berita terkait
108 Penumpang Korban Kapal Virgo Transport 8 Ditemukan Selamat, 52 Meninggal Dunia
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 23.24
SAR evakuasi 49 penumpang KM Hendra Jaya di Laut Aru
ANTARA News · 25 September 2026 pukul 19.43
Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru yang Hilang Dihentikan, Pemprov Banten Tetap Beri Pendampingan
Media Indonesia · 18 September 2026 pukul 09.10
Operasi SAR Jurnalis Hilang di Selat Sunda Resmi Ditutup Setelah 10 Hari
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 19.32