3 Perempuan Mulia yang Menyaksikan Kelahiran Nabi Muhammad SAW, Siapa Saja Mereka?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kelahiran Nabi Muhammad SAW di Kota Makkah pada Tahun Gajah menjadi peristiwa agung yang disaksikan oleh tiga perempuan mulia. Menurut sejumlah literatur sejarah Islam, proses persalinan dan kelahiran Nabi tidaklah mudah bagi ibundanya Aminah binti Wahab. Aminah menuturkan bahwa ia tidak merasakan kesulitan hingga melahirkan putranya, dan ketika Nabi lahir, cahaya pun keluar bersama-Nya sebelum Nabi menggapai bumi dengan bertumpu pada kedua tangannya.
Dalam kitab Khatam an-Nabiyyin karya Muhammad Abu Zahrah, kisah ini digambarkan sebagai tanda keagungan. Tiga perempuan yang disebut hadir saat itu adalah Asy-Syifa binti Amr, Ummu Aiman (Barakah), dan Fatimah binti Abdullah. Asy-Syifa dikenal sebagai perempuan yang membantu proses kelahiran, sementara Ummu Aiman dan Fatimah juga memiliki kedudukan penting dalam sejarah Islam.
Fatimah binti Abdullah menyaksikan fenomena langit ketika Aminah mulai mengalami tanda-tanda persalinan, yakni gugusan bintang yang tampak semakin dekat. Para ulama juga memiliki perbedaan pendapat mengenai tanggal pasti kelahiran Nabi, meskipun pendapat yang masyhur menyebut beliau lahir pada Senin, 12 Rabiul Awal.
Bagikan
Berita terkait
Mengapa Umat Islam Perlu Mempelajari Sirah Nabawiyah? Ini 8 Keutamaannya
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 09.32
3 Kisah Tragis Si Penista Agama di Zaman Nabi SAW
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 18.33
Siksa Abu Lahab Diringankan Setiap Senin karena Gembira dengan Kelahiran Nabi Muhammad SAW
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 18.40
Benarkah Nabi Daniel Telah Menubuatkan Kedatangan Nabi Muhammad SAW 12 Abad Sebelum Kelahirannya?
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 16.37