3 Tahun Terseok-seok, Proksi-proksi Iran Sukses Wujudkan Operasi Pemenggalan Kepala Skala Besar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kelompok-kelompok bersenjata yang bersekutu dengan Iran dilaporkan bangkit kembali di Timur Tengah setelah tiga tahun melemah. 'Poros Perlawanan', aliansi milisi anti-Israel dan anti-Barat yang didukung Teheran, sempat terpuruk akibat respons militer besar-besaran Israel pasca-serangan Hamas tahun 2023. Beberapa pemimpin kunci tewas dalam kampanye pemenggalan kepala Israel, termasuk pemimpin Hamas Yahya Sinwar, pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah, dan bahkan mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Meski terpukul, Iran memilih untuk berinvestasi kembali pada pertahanan garis depan alih-alih meninggalkannya. Strategi pan-revolusioner Iran yang mengekspor nilai revolusi 1979 ke Lebanon, Yaman, Irak, Suriah, dan Gaza kini menunjukkan hasil. Para sekutu regional Teheran menyesuaikan diri dengan lanskap medan perang baru dengan membuka front baru yang memperumit konflik dan mengancam stabilitas ekonomi global.
Ahli dari Quincy Institute Trita Parsi menjelaskan bahwa Poros Perlawanan selama lebih dari dua dekade berhasil mencegah serangan langsung terhadap Iran. Saat poros ini melemah, Iran justru menjadi sasaran serangan AS dan Israel. Kini, kebangkitan kembali milisi proksi tersebut meningkatkan kekuatan strategi Iran dalam konflik melawan Amerika Serikat dan Israel.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 10.25
Harga Minyak Dunia Bangkit Tipis, Perang AS-Iran Masih Bayangi Pasar
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 10.20
Trump Ultimatum Iran: Ini Kesempatan Terakhir Sebelum 'Pemenggalan'!
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 07.54
Kapal Kargo Kena Proyektil Tak Dikenal di Selat Hormuz Lepas Pantai Oman
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 17.55
Tepis Klaim Donald Trump, Iran Tegaskan tak Berunding dengan AS Soal Selat Hormuz
Berita terkait
Ini Alasan Iran Bikin Sayembara Bunuh Tentara AS Dapat Rp534 Juta dan Rp1 Miliar bagi Kontestan Perempuan
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 06.10
Iran Eksekusi Mati Pria yang Dianggap Dukung Israel dan AS
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 13.48
AS Kirim Kapal Induk Lain ke Timur Tengah Usai Petaka Abraham Lincoln, Ada Apa?
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 04.06
Iran Belum Putuskan Lanjutkan Perundingan dengan AS
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 09.01