Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

3 Tahun Terseok-seok, Proksi-proksi Iran Sukses Wujudkan Operasi Pemenggalan Kepala Skala Besar

Kelompok-kelompok bersenjata yang bersekutu dengan Iran dilaporkan bangkit kembali di Timur Tengah setelah tiga tahun melemah. 'Poros Perlawanan', aliansi milisi anti-Israel dan anti-Barat yang didukung Teheran, sempat terpuruk akibat respons militer besar-besaran Israel pasca-serangan Hamas tahun 2023. Beberapa pemimpin kunci tewas dalam kampanye pemenggalan kepala Israel, termasuk pemimpin Hamas Yahya Sinwar, pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah, dan bahkan mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Meski terpukul, Iran memilih untuk berinvestasi kembali pada pertahanan garis depan alih-alih meninggalkannya. Strategi pan-revolusioner Iran yang mengekspor nilai revolusi 1979 ke Lebanon, Yaman, Irak, Suriah, dan Gaza kini menunjukkan hasil. Para sekutu regional Teheran menyesuaikan diri dengan lanskap medan perang baru dengan membuka front baru yang memperumit konflik dan mengancam stabilitas ekonomi global.

Ahli dari Quincy Institute Trita Parsi menjelaskan bahwa Poros Perlawanan selama lebih dari dua dekade berhasil mencegah serangan langsung terhadap Iran. Saat poros ini melemah, Iran justru menjadi sasaran serangan AS dan Israel. Kini, kebangkitan kembali milisi proksi tersebut meningkatkan kekuatan strategi Iran dalam konflik melawan Amerika Serikat dan Israel.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait