Trump Ultimatum Iran: Ini Kesempatan Terakhir Sebelum 'Pemenggalan'!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump memberikan ultimatum kepada Iran, menyebutnya sebagai 'kesempatan terakhir' sebelum melakukan apa yang ia istilahkan sebagai 'pemenggalan'. Pernyataan ini disampaikan Trump kepada wartawan di Ruang Oval Gedung Putih pada Senin, 3 Agustus 2026. Trump kembali mengklaim negosiasi dengan Iran sedang berlangsung, dan bahwa dialog terjadi atas permintaan Iran yang didukung Arab Saudi, UEA, Qatar, dan pihak lain. Ia juga menegaskan bahwa Iran sebenarnya ingin berdialog tetapi sering menyangkalnya. Trump mengatakan negosiasi akan berlangsung dalam dua tahap: pertama membahas pembukaan Selat Hormuz, kedua membahas kemampuan nuklir Iran. Ia menyebut lokasi perundingan akan ditentukan dalam waktu dekat.
Klaim Trump dibantah oleh Iran. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menegaskan bahwa Iran tidak sedang melakukan negosiasi dengan AS. Baghaei mengatakan Iran berdialog dengan Oman untuk menetapkan 'jalur sementara' di Selat Hormuz guna menjamin keselamatan pelayaran. Hingga kini tidak ada penjelasan lebih lanjut dari Trump soal maksud istilah 'pemenggalan'.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 08.05
Trump Beri Ultimatum Baru ke Iran: Pilih Kesepakatan atau 'Dipenggal'!
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 01.10
Perang Apokaliptik Batal, Mengapa Trump Ingin Sekali Berunding dengan Iran?
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 22.00
AS Bikin Iran Makin Kuat di Timur Tengah, Ini Buktinya
SINDOnews · 5 Agustus 2026 pukul 20.30
Trump Beri 2 Pilihan ke Iran, Buka Selat Hormuz atau Hadapi Serangan Besar-besaran
Berita terkait
Trump Ingin Nego Lagi tapi Iran Tak Sudi
Detik.com · 28 September 2026 pukul 20.33
Tolak Tawaran Gencatan Senjata Iran, Trump Pilih Lanjut Negosiasi
Detik.com · 28 September 2026 pukul 15.36
Tolak Tawaran Trump, Iran Tunggu Jawaban Resmi AS Soal Selat Hormuz
kumparan · 27 September 2026 pukul 19.00
Harga Minyak Hari Ini Merosot 1% Setelah Trump Negosiasi dengan Iran
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 08.00