350 PNS Tewas, Bandara hingga Pesawat Baru Beli Hancur
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perang antara Amerika Serikat dan Iran yang dimulai sejak 28 Februari telah menewaskan 350 pegawai negeri sipil (PNS) di Iran, seperti diungkapkan oleh pemerintah Teheran melalui laman Shafaq News pada 29 Juli 2026. Data ini menunjukkan dampak signifikan terhadap aparatur pemerintahan. Selain korban jiwa, konflik menghancurkan infrastruktur vital, termasuk Bandara Bushehr yang tidak beroperasi lagi setelah serangan udara AS dan sebuah pesawat baru yang hancur akibat rudal langsung, seperti dijelaskan Juru Bicara Fatemeh Mohajerani.
Total korban tewas diperkirakan mencapai 1.060 orang menurut Foundation of Martyrs and Veterans Affairs, atau 1.190 menurut kelompok pemantau Human Rights Activists, yang mencakup 436 warga sipil dan 435 anggota pasukan keamanan. Kepala lembaga Saeed Ohadi menyatakan jumlah korban masih berpotensi bertambah karena banyak yang luka kritis. Pemerintah belum merinci identitas 350 PNS tersebut, tetapi angka ini menyoroti kerusakan luas pada layanan publik dan infrastruktur sipil.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 07.45
Perang AS-Iran Makin Menjadi-jadi, Kapal Tanker Gas di Mesir Dihantam Drone
Berita terkait
Daftar Lokasi 38 Orang Meninggal Korban Gempa M 7 NTT
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 17.35
Breaking: Perang AS-Iran Makin Gila, Mesir Diserang
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 06.40
Pemerintah Bangun 2 Rumah Sakit Lapangan untuk Tangani Korban Gempa NTT
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 23.14
Kemenhub Tingkatkan Pemantauan Infrastruktur Pelabuhan Usai Gempa NTT
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 22.44