Jakarta · Senin, 7 September 2026Cari
WargaKonoha

Leon Panetta Prediksi Perang AS-Iran Berlanjut Enam Bulan Lagi

Mantan Menteri Pertahanan AS Leon Panetta memprediksi konflik militer antara Amerika Serikat dan Iran akan berlanjut selama enam bulan ke depan. Prediksi ini muncul setelah rencana gencatan senjata awal gagal dan negosiasi damai terhenti sejak Juni 2026. Panetta, mantan Kepala CIA dan Menteri Pertahanan di era Obama, memperingatkan bahwa perang ini berisiko menjadi konflik jangka panjang di Timur Tengah. Ia juga menyoroti ketegangan internal di Pentagon yang menurutnya melemahkan citra AS di mata internasional.

Di tengah konflik, US Central Command melaporkan telah menyerang tiga kapal tanker Iran pada 5 September 2026, setelah Korps Garda Revolusi Islam meluncurkan rudal balistik ke dua kapal angkatan laut AS. Komandan Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf menegaskan bahwa setiap serangan AS akan mendapatkan respons yang lebih cepat dan lebih keras. Meski Iran mencoba memblokade Selat Hormuz, Menteri Energi AS Chris Wright menyatakan aliran minyak tetap berjalan dengan kapasitas lebih dari 9 juta barel per hari.

Ketegangan geopolitik di wilayah Timur Tengah tetap tinggi, sebagaimana diakui oleh Komisioner OJK. Lonjakan harga minyak dunia tercatat, dengan Brent mencapai US$97 per barel pada 7 September 2026. Beberapa negara termasuk Korea Selatan dan AS sedang menilai strategi alternatif untuk mengamankan pasokan minyak, termasuk proyek pipa di Suriah yang didukung oleh Donald Trump.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait