Jakarta · Minggu, 30 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

37 Orang Tewas Usai Rusia Bombardir Gudang Amunisi di Ukraina

Serangan drone Rusia pada Minggu (30/8/2026) menghantam gudang amunisi militer Ukraina di dekat pinggiran barat Kyiv, menyebabkan ledakan beruntun yang membunuh setidaknya 37 orang dan melukai 42 orang lainnya, termasuk empat anak. Serangan ini merusak lebih dari 50 bangunan tempat tinggal, termasuk panti jompo untuk lansia dan penyandang disabilitas, serta memicu kebakaran besar di distrik Bucha. Ini merupakan serangan paling mematikan di wilayah tersebut tahun ini.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengonfirmasi lebih dari 370 orang telah dievakuasi dari daerah terdampak, dengan proses evakuasi masih berlanjut. Gudang yang diserang adalah depot milik militer Ukraina yang menyimpan peluru, drone, dan amunisi lainnya. Zelenskyy membuka proses hukum pidana atas tuduhan kelalaian resmi, menyatakan bahwa amunisi tidak boleh disimpan di dekat area perumahan.

Perdana Menteri Ukraina Serhii Koretskyi menyatakan penyesalannya karena pelajaran dari serangan sebelumnya terhadap gudang amunisi di Vyshneve pada Juli 2026, yang menewaskan 22 orang, tidak diikuti perbaikan. Investigasi sebelumnya mengungkapkan kegagalan perusahaan milik negara yang tidak mematuhi peraturan mengenai kedekatan bangunan tempat tinggal. Jaksa Ukraina juga membuka penyelidikan terhadap legalitas penyimpanan benda dan bahan peledak.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait