37 Orang Tewas Usai Rusia Bombardir Gudang Amunisi di Ukraina
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Serangan drone Rusia pada Minggu (30/8/2026) menghantam gudang amunisi militer Ukraina di dekat pinggiran barat Kyiv, menyebabkan ledakan beruntun yang membunuh setidaknya 37 orang dan melukai 42 orang lainnya, termasuk empat anak. Serangan ini merusak lebih dari 50 bangunan tempat tinggal, termasuk panti jompo untuk lansia dan penyandang disabilitas, serta memicu kebakaran besar di distrik Bucha. Ini merupakan serangan paling mematikan di wilayah tersebut tahun ini.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengonfirmasi lebih dari 370 orang telah dievakuasi dari daerah terdampak, dengan proses evakuasi masih berlanjut. Gudang yang diserang adalah depot milik militer Ukraina yang menyimpan peluru, drone, dan amunisi lainnya. Zelenskyy membuka proses hukum pidana atas tuduhan kelalaian resmi, menyatakan bahwa amunisi tidak boleh disimpan di dekat area perumahan.
Perdana Menteri Ukraina Serhii Koretskyi menyatakan penyesalannya karena pelajaran dari serangan sebelumnya terhadap gudang amunisi di Vyshneve pada Juli 2026, yang menewaskan 22 orang, tidak diikuti perbaikan. Investigasi sebelumnya mengungkapkan kegagalan perusahaan milik negara yang tidak mematuhi peraturan mengenai kedekatan bangunan tempat tinggal. Jaksa Ukraina juga membuka penyelidikan terhadap legalitas penyimpanan benda dan bahan peledak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 04.59
Korban Tewas Banjir Nepal Capai 633 Orang, 3.000 Lebih Hilang
Media Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 21.44
Banjir Bandang Nepal: 184 Turis Asing Dievakuasi, 420 Orang masih Hilang
CNBC Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 20.52
Ngeri! Kyiv Digempur Drone Rusia Berhari-hari, 37 Orang Tewas
Media Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 16.50
Korban Banjir Bandang di Nepal Capai 623 Orang Hari ini
Berita terkait
Nepal Evakuasi 3.253 Orang
Media Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 17.30
Puluhan Warga AS dan Kanada Hilang Tersapu Banjir Bandang Nepal-Tibet
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 07.32
Penyebab dan Jumlah Korban Terbaru Banjir Bandang Nepal-Tibet
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 07.00
Update Banjir Bandang di Nepal: 160 Orang Tewas dan Ratusan Hilang
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 01.26