Penyebab dan Jumlah Korban Terbaru Banjir Bandang Nepal-Tibet
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Banjir bandang di perbatasan Nepal-Tibet pada 26 Agustus 2026 menyebabkan setidaknya 157 orang tewas setelah gletser Himalaya runtuh dan meluncur melalui Sungai Lhende Khola. Gempa bumi diduga memicu runtuhnya gletser, yang kemudian berubah menjadi longsoran lumpur dengan kecepatan tinggi. Bencana ini menghancurkan jalan, proyek pembangkit listrik, dan menyelimuti sejumlah desa di Pelabuhan Gyirong (Tibet) hingga wilayah Nepal. Otoritas memperkirakan jumlah korban akan terus bertambah karena masih banyak orang yang belum ditemukan, termasuk lebih dari 400 warga asing seperti warga India (133 orang), AS (47), Australia (34), Inggris (33), Kanada (24), dan Korea Selatan (9 orang).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 07.32
Puluhan Warga AS dan Kanada Hilang Tersapu Banjir Bandang Nepal-Tibet
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 01.26
Update Banjir Bandang di Nepal: 160 Orang Tewas dan Ratusan Hilang
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 04.45
Fakta Banjir Bandang Nepal-Tibet: Kronologi, Penyebab, dan Ratusan Korban Hilang
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 04.22
160 Orang Tewas, Ratusan Hilang usai Banjir Bandang dan Longsor di Perbatasan Nepal-Tibet
Berita terkait
Update Terkini Banjir Bandang Nepal-Tibet, Ratusan Tewas dan Hilang
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 06.10
Korban Tewas Banjir Bandang Dahsyat di Nepal Melonjak Jadi 95 Orang
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 23.00
Tornado Terjang Aude Prancis: 41 Orang Terluka dan 300 Bangunan Rusak
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 13.25
Korban Tewas Gempa Venezuela Bertambah Jadi 6.509 Orang
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 11.55