4 ABK Diduga Dianiaya karena Tak Capai Target Tangkapan Cumi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
Polres Pelabuhan Tanjung Priok membongkar dugaan penganiayaan terhadap empat anak buah kapal (ABK) KM Maulana 23. Keempat ABK, yakni Ilhash Shalahuddin, Octavian Maghreza, Johan Saputra, dan Syawal Suswono, diduga dianiaya karena gagal memenuhi target tangkapan cumi-cumi sebanyak 3 kilogram per hari. Kasus bermula saat polisi menemukan video viral seorang ABK diduga dianiaya pada Kamis, 1 Oktober 2026. Dari hasil pengenalan wajah dan pemeriksaan saksi, polisi berhasil mengidentifikasi para korban dan menelusuri keberangkatan mereka dari Dermaga Muara Baru, Jakarta Utara, pada akhir Juli 2026 menuju Merauke. Polisi masih mendalami siapa saja yang terlibat dan lokasi pasti kejadian. Di kapal tersebut terdapat sekitar 14 ABK, dan belum diketahui apakah kekerasan dilakukan terhadap seluruh ABK atau hanya sebagian. Salah satu korban sebelumnya disebut sakit beri-beri dan diduga dirawat di Rumah Sakit Dobo, namun ternyata tidak dirawat dan hanya ditaruh di darat. Polisi kemudian mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Prioritas utama polisi adalah menyelamatkan kesehatan fisik dan mental para korban.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 4 Oktober 2026 pukul 12.55
ABK di Perairan Aru Diduga Dianiaya karena Tangkapan Cumi Tak Capai Target
kumparan · 4 Oktober 2026 pukul 12.26
KKP Amankan Kapal dan Awak yang Diduga Aniaya ABK di Perairan Aru
Detik.com · 4 Oktober 2026 pukul 08.20
ABK Kapal Ikan Disiksa gegara Tak Capai Target, Pelaku Bohong Korban Sakit
Berita terkait
Sempat Hilang Kontak, ABK Asal Jaktim Ditemukan di Baubau
Detik.com · 29 September 2026 pukul 17.37
Rombongan Pelajar Bonceng Tiga Serang Pelajar Lain di Bekasi, Polisi Selidiki
Detik.com · 4 Oktober 2026 pukul 11.06
Terungkap Sandiwara Ayah Tiri di Cakung yang Tega Bunuh Bayi
Detik.com · 4 Oktober 2026 pukul 08.30
Dalih Ayah Tiri di Jaktim Siksa Bayi 1 Tahun hingga Tewas
Detik.com · 4 Oktober 2026 pukul 07.40