4 Alasan Penting Reshuffle Kabinet Menjelang Dua Tahun Pemerintahan Prabowo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Peneliti senior Citra Institute, Efriza, menilai reshuffle ketujuh kabinet Presiden Prabowo Subianto menjelang dua tahun pemerintahan bukan sekadar evaluasi kinerja menteri. Menurutnya, langkah ini menandakan Prabowo memasuki fase konsolidasi pemerintahan, di mana ia menata ulang orang-orang kepercayaannya untuk memastikan koordinasi dan loyalitas kebijakan lebih solid. Efriza mengidentifikasi empat kepentingan utama dalam reshuffle tersebut: evaluasi kinerja kabinet, penyesuaian struktur pemerintahan dengan kebutuhan baru, penguatan koordinasi agar program pemerintah lebih cepat dieksekusi, dan konsolidasi politik untuk memperkuat posisi Prabowo di pemerintahannya sendiri. Dengan demikian, reshuffle ini diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan program pemerintah dan memastikan dukungan politik yang stabil memasuki tahun ketiga pemerintahan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 16.29
Peneliti Akui Representasi Orang Jokowi Berkurang di Kabinet Prabowo, tapi Bukan Pembersihan Total
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 11.24
Pratikno Respons Isu Jadi Wantimpres Prabowo Usai Reshuffle
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 10.40
Reshuffle ke-7 Berawal dari Kekecewaan Prabowo terhadap Menterinya, Begini Kata PDIP
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 14.50
Prabowo Reshuffle Kabinet Lagi, Ini Daftar Menteri dan Pejabat Baru
Berita terkait
Kabinet Prabowo Gemuk, Efriza Soroti Masalah yang Bisa Muncul
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 15.52
Reshuffle Kabinet, Bahlil Ungkap Penugasan Baru di Kabinet Prabowo
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 14.13
Prabowo Singgung 2 Tahun Pemerintahan Momentum Pas untuk Reshuffle
CNN Indonesia · 19 September 2026 pukul 13.15
Purbaya Dicopot, Ini Daftar Reshuffle Kabinet Prabowo dari Jilid I hingga VI
Liputan6.com · 14 September 2026 pukul 16.53