Kabinet Prabowo Gemuk, Efriza Soroti Masalah yang Bisa Muncul
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Peneliti senior Citra Institute, Efriza, menilai reshuffle kabinet Presiden Prabowo Subianto belum tentu menjawab permasalahan efektivitas dan efisiensi pemerintahan. Hasil reshuffle tidak bisa diukur hanya dari siapa yang masuk dan keluar kabinet, melainkan dari koordinasi yang lebih cepat, berkurangnya tumpang tindih kewenangan, serta target kebijakan yang lebih mudah dieksekusi. Penataan posisi menteri koordinator dilakukan untuk memperkuat koordinasi, namun penambahan struktur pemerintahan bersamaan dengan bertambahnya jumlah pejabat kabinet dapat menjadi tantangan efisiensi anggaran. Efriza juga menyampaikan bahwa masih terdapat persoalan rangkap jabatan yang perlu menjadi perhatian pemerintah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 11.24
Pratikno Respons Isu Jadi Wantimpres Prabowo Usai Reshuffle
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 14.50
Prabowo Reshuffle Kabinet Lagi, Ini Daftar Menteri dan Pejabat Baru
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 14.13
Reshuffle Kabinet, Bahlil Ungkap Penugasan Baru di Kabinet Prabowo
Berita terkait
Purbaya Dicopot, Ini Daftar Reshuffle Kabinet Prabowo dari Jilid I hingga VI
Liputan6.com · 14 September 2026 pukul 16.53
Reshuffle Kabinet Prabowo: Loyalitas Politik atau Kinerja yang Jadi Ukuran?
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 10.00
Reshuffle Kabinet Prabowo: Siapa Menteri yang Terancam Lengser?
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 19.20
Isu Reshuffle Kabinet Prabowo: Dahlan Sentil Menteri Sibuk Pencitraan, Golkar Cium Sinyal AHY Maju Pilpres 2029
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 16.47