4 Fakta Abu Vulkanik Anak Krakatau Akhirnya Jauhi Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau terpantau bergerak menjauhi wilayah Indonesia menuju arah Selatan-Barat Daya di Samudera Hindia. Berdasarkan analisis BMKG, PVMBG, dan VAAC Darwin, sebaran abu berada pada ketinggian hingga 7.000 kaki dengan kecepatan 18,5 km/jam, sehingga kualitas udara dan jarak pandang mulai membaik.
Kondisi ini memungkinkan delapan bandara, termasuk Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma, kembali beroperasi setelah hasil paper test menunjukkan negatif abu vulkanik. BMKG juga memastikan probabilitas tsunami rendah karena tidak ada anomali gelombang laut. Untuk mempercepat pembersihan atmosfer, tim BMKG bersama BNPB dan Kemenhub melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) melalui penyemaian awan dan penyemprotan watermist.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 13.50
Abu Krakatau Negatif di 8 Bandara, Warga Masih Harus Pakai Masker?
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 13.15
Hasil Uji Abu Vulkanik Anak Krakatau Negatif, BMKG Tetap Lanjutkan OMC
kumparan · 8 September 2026 pukul 11.22
Ini Cara Cek Wilayahmu Ada Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau atau Tidak
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 06.57
BMKG: Abu Vulkanik Anak Krakatau Diprakirakan Menjauhi Indonesia
Berita terkait
Intensitas Erupsi Anak Krakatau Menurun, Abu Vulkanik Jauhi Indonesia
Detik.com · 8 September 2026 pukul 14.59
Hasil Tes Abu Vulkanik Bandara Soetta Negatif, Tapi Masih Belum Dibuka
kumparan · 7 September 2026 pukul 15.18
Update Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Menyebar di Wilayah Ini Senin Pagi
Detik.com · 7 September 2026 pukul 07.40
Alasan Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan Pesawat
kumparan · 6 September 2026 pukul 14.13