4 Fokus Utama Pertemuan Pertama Anggota Pakta Mekkah, Perkuat Mekanisme Ala Pasal 5 NATO
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Para pejabat tinggi dari Arab Saudi, Turki, dan Pakistan berkumpul di Istanbul untuk pertemuan komite pertama Perjanjian Pertahanan Bersama Mekkah, yang ditandatangani pada 7 Agustus di kota suci Mekkah. Pertemuan ini bertujuan memperkuat kerja sama pertahanan dan membentuk mekanisme koordinasi serupa Pasal 5 NATO, di mana serangan terhadap satu anggota dianggap serangan terhadap seluruh anggota. Menteri luar negeri, menteri pertahanan, dan kepala staf angkatan darat dari ketiga negara diperkirakan akan berpartisipasi. Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan menyatakan bahwa perjanjian ini secara teknis setara dengan ketentuan pertahanan bersama Pasal 5 NATO, sementara Pakistan menegaskan bahwa pakta bersifat defensif dan tidak ditujukan untuk menyerang negara tertentu. Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyampaikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini dan menyampaikan apresiasi atas dukungan Presiden AS Donald Trump terhadap perjanjian tersebut. Tujuan utama pertemuan adalah memastikan pertahanan dan kerja sama militer yang lebih terstruktur dan berkelanjutan di kawasan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 05.30
Trump Marah Besar ke Inggris, Ancam Dukung Argentina Kuasai Malvinas
Berita terkait
Pakta Pertahanan Mekkah Jadi Sinyal Titik Balik Geopolitik Timur Tengah, Ini 5 Alasannya
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 18.29
Presiden Finlandia Klaim Tidak Masuk Akal bagi Rusia Menyerang NATO
SINDOnews · 30 Agustus 2026 pukul 19.46
Pakistan dan Kuwait Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Militer
SINDOnews · 28 Agustus 2026 pukul 19.32
NATO Mulai Panik, AS Mau Tarik Pasukan dari Eropa?
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 20.45