Pakta Pertahanan Mekkah Jadi Sinyal Titik Balik Geopolitik Timur Tengah, Ini 5 Alasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pakta Pertahanan Mekkah ditandatangani oleh Arab Saudi, Turki, dan Pakistan di Mekkah, memberikan perlindungan kolektif seperti NATO. Kesepakatan ini menjadi titik balik geopolitik Timur Tengah. Ketiga negara Muslim Sunni terbesar bersatu untuk mencegah agresi, dengan serangan terhadap salah satu dianggap sebagai serangan terhadap ketiganya. Arab Saudi adalah pembeli peralatan militer AS terbesar, Turki anggota NATO dengan angkatan bersenjata terkuat, dan Pakistan kekuatan nuklir dengan hubungan erat dengan China. Pakta ini merespons reduksi kehadiran AS di wilayah tersebut dan menandai perubahan dalam keseimbangan geopolitik pasca-konflik AS-Iran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 12.44
Ketidakpastian Geopolitik Timteng Bikin Rupiah Sulit Bangkit
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 10.28
Pakta Mekkah dan Babak Baru Keamanan Timur Tengah
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 07.45
Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Dunia Bertahan Dekat US$ 89 per Barel
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 06.38
Turki, Arab Saudi dan Pakistan Bikin 'NATO Islam', Ada Apa?
Berita terkait
Komando Pusat Militer AS Terbitkan Peta Israel yang Memasukkan Gaza dan Tepi Barat
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 17.20
Mahfuz Sidik Sebut Pakta Makkah Berpotensi Lahirkan Tatanan Dunia Baru
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 13.29
Iran Rilis Video Langka Mojtaba Khamenei Usai Rumor Kondisinya Kritis
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 10.39
Iran Tuding Arab Saudi Terlalu Bergantung dengan Kekuatan Asing
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 16.17