40.040 Orang Mengungsi dan 11.925 Rumah Rusak Imbas Gempa NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi berkekuatan 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 18 Agustus, menyebabkan 40.040 orang mengungsi dan 11.925 rumah rusak. Kepala Pusat Data BNPB, Berton SP Panjaitan, menjelaskan angka pengungsi mencakup dampak psikologis warga. Pengungsi terbanyak di Kabupaten Manggarai Timur sebanyak 15.465 jiwa, dengan 966 di posko dan 14.499 mengungsi mandiri. Kabupaten lain seperti Manggarai (6.847), Nagekeo (6.221), Sikka (5.681), Ende (3.666), Ngada (1.920), dan Manggarai Barat (600) juga terdampak.
Rincian kerusakan rumah menunjukkan 5.516 unit rusak berat, 1.916 rusak sedang, dan 4.493 rusak ringan. Daerah dengan kerusakan tertinggi adalah Kabupaten Nagekeo (2.862 unit), Manggarai Barat (2.827 unit), dan Ngada (2.296 unit). BNPB menekankan perlunya kewaspadaan dalam menafsirkan data karena banyaknya dampak psikologis yang dirasakan masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 17.54
Gempa NTT Masih Berlanjut, Pengungsi Tembus 92 Ribu
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 14.22
Warga Desa Pondo Manggarai Barat Bertahan di Tengah Ancaman Kelaparan dan Gempa Susulan
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 20.20
Kemenkes: Obat-obatan untuk warga NTT aman hingga 5 hari ke depan
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 20.15
Update Gempa Flores: 71 Korban Meninggal, 59.647 Orang Pengungsi
Berita terkait
Kepala BNPB Ungkap Banyak Warga NTT Mengungsi gegara Takut Gempa Susulan
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 13.22
BMKG Catat 5.688 Gempa Susulan di NTT, 130 di Antaranya Dirasakan Warga
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 07.03
FOTO: 5.000 Warga Mengungsi Pascagempa di NTT
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 12.20
BNPB: 94 Warga NTT Meninggal di Pengungsian Bukan Dampak Langsung Gempa, tapi Riwayat Sakit Lama
JawaPos · 19 September 2026 pukul 10.00