Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Warga Desa Pondo Manggarai Barat Bertahan di Tengah Ancaman Kelaparan dan Gempa Susulan

Lima hari pasca-gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores, warga Desa Pondo, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih bertahan di tenda-tenda darurat. Gempa susulan yang masih terjadi membuat sebagian besar warga enggan kembali ke rumah, sehingga mereka terpaksa tidur di bawah terpal sederhana. Persediaan makanan dan air bersih mulai menipis, menambah kesulitan para warga. Fransiskus Roden, salah satu warga, menyampaikan bahwa hingga hari kelima, warga masih kesulitan mendapatkan kebutihan pokok dan khawatir akan kelaparan. Anak-anak dan warga lanjut usia menjadi kelompok paling rentan dalam kondisi ini. Warga hanya memohon bantuan sederhana berupa makanan dan air bersih untuk bertahan hidup. Kementerian Pertanian memastikan ketersediaan beras untuk masyarakat terdampat, sementara BNPB menyiapkan skema bantuan perbaikan rumah bagi warga yang terdampak gempa. Namun, kondisi di RSUD dr. Ben Mboy Ruteng tetap terbatas akibat keterbatasan stok obat dan alat kesehatan. Situasi ini menunjukkan perlunya penanganan darurat yang cepat dan efisien untuk mencegah kondisi yang semakin memburuk.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait