Jakarta · Senin, 5 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

41 Mahasiswa FK Uncen Terancam Dikeluarkan dari Ujian Dokter, Ini Kata Rektor

Polemik di Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih (Uncen) terkait 41 mahasiswa retaker Program Profesi Dokter yang terancam tidak bisa mengikuti Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) memicu aksi pemalangan mahasiswa pada 29 September 2026. Dari total 129 calon peserta ujian, 95 merupakan mahasiswa retaker, dan 41 di antaranya telah melampaui batas maksimal masa studi lima tahun (10 semester). Plt Rektor Dr. Ferdinand Risamasu menjelaskan bahwa pembatasan ini didasarkan pada aturan yang ada, sehingga panitia ujian nasional tidak dapat memberikan izin kepada mahasiswa yang melebihi batas tersebut.

Untuk mencari solusi, pihak Uncen telah berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kementerian Kesehatan, serta Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar. Namun, terkait skema "Afirmasi Plus" yang diminta mahasiswa, pihak kampus belum dapat mengambil keputusan karena belum ada panduan resmi dari pemerintah pusat. Isu penurunan grade akreditasi kampus juga belum dapat direspons secara resmi tanpa adanya peraturan yang jelas.

Di samping itu, Uncen melakukan pembenahan internal dengan menunjuk Dr. Yan Dirk Wabiser sebagai Plt Dekan FK Uncen, menggantikan Dr. Septinus Saa yang mengundurkan diri. Penunjukan ini dilakukan setelah Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi menemukan bahwa proses pengangkatan dekan sebelumnya tidak sesuai Statuta Uncen. Plt Dekan baru diberi mandat untuk memimpin pemilihan dekan definitif dalam waktu maksimal dua bulan.

Berita terkait