5 Bayi Orang Utan Ditemukan di India, COP: Ini Ancaman Nyata bagi Satwa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Centre for Orang utan Protection (COP) mendukung Kementerian Kehutanan Indonesia memulangkan lima bayi orang utan yang ditemukan di Distrik Balasore, India. Direktur COP, Daniek Hendarto menilai ini salah satu kasus besar kejahatan perdagangan orang utan lintas negara yang menjadi ancaman nyata bagi kelestarian satwa. Permintaan besar terhadap satwa primata endemik seperti orang utan memicu perdagangan ilegal. Indonesia pernah melakukan repatriasi dari Thailand pada 2019, 2023, dan 2024, menyumbangkan sembilan individu. Kelima bayi orang utan yang ditemukan di India, berusia 1-1,5 tahun, diduga berasal dari Sumatera berdasarkan ciri fisik, namun perlu pemeriksaan DNA untuk konfirmasi asal-usul.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 11 September 2026 pukul 16.00
5 Bayi Orangutan Terjebak di India, Pemerintah Upayakan Pemulangan Ke Indonesia Secepatnya
Detik.com · 11 September 2026 pukul 11.44
5 Bayi Orang Utan di India Diduga dari Sumatera, RI Upayakan Pemulangan
Detik.com · 10 September 2026 pukul 11.03
Misteri 5 Orang Utan di Hutan India, Perdagangan Satwa dari RI atau Malaysia?
Detik.com · 10 September 2026 pukul 11.03
Misteri 5 Bayi Orang Utan di India, Perdagangan Satwa dari RI atau Malaysia?
Berita terkait
5 Bayi Orang Utan Ditemukan di India, WALHI Soroti Perdagangan Satwa Ilegal
kumparan · 11 September 2026 pukul 15.43
Pemerintah Upayakan 5 Bayi Orang Utan di India Dipulangkan ke Indonesia
kumparan · 11 September 2026 pukul 15.46
Dubes India sebut Indonesia wakil penting bagi Global South di BRICS
ANTARA News · 11 September 2026 pukul 17.06
Indonesia Upayakan Repatriasi Lima Bayi Orangutan dari India
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 08.54