5 Cara Efektif Atasi Dinding Lembap Area Gudang Industri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dinding lembap di gudang industri di Indonesia, akibat kelembapan udara tropis hingga 90%, menyebabkan kerusakan karton, kontaminasi jamur, hingga korsleting listrik yang berpotensi memogokkan mesin. Dampaknya termasuk penolakan pengiriman hingga ratusan juta rupiah dan biaya pemeliharaan operasional naik 10%-15% setahun. Menurut standar ASHRAE, kelembapan relatif harus dijaga di bawah 60% untuk mencegah pertumbuhan jamur dan korosi. Untuk mengatasinya, lima langkah efektif diterapkan: perawatan drainase, atap, dan dinding secara rutin; optimalkan sirkulasi udara di area gudang agar tidak terjadi kondensasi; gunakan sistem dehumidifier atau AC industrial untuk menurunkan kelembapan; pasang isolasi termal pada atap untuk mengurangi panas yang menyumbang kelembapan; serta lakukan pemantauan kelembapan secara berkala menggunakan hygrometer agar kondisi tetap optimal. Penerapan langkah-langkah ini tidak hanya mencegah kerusakan fisik bangunan dan mesin, tetapi juga menjaga kualitas produk ekspor agar tidak rusak atau ditolak pembeli asing.
Bagikan
Berita terkait
Ada Lowongan Kerja di Anak Perusahaan Garuda Indonesia, Cek Jadwal Pendaftaran di Sini
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 15.08
Cuaca Jawa Timur 21 September 2026, Pagi Sampai Malam Cerah Hingga Berangin
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 09.04
Tidur dengan AC Semalaman, Benarkah Bisa Bikin Dehidrasi?
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 07.23
Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini 7 September 2026, BMKG Ingatkan Potensi Angin Kencang
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 10.00