5 Pertimbangan Memilih Jadwal Penerbangan Pagi atau Malam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemilihan jadwal penerbangan pagi atau malam perlu didasarkan pada faktor-faktor yang tepat, bukan sekadar kebiasaan. Pada rute yang populer seperti Jakarta-Bali, tersedia hingga 249 penerbangan per minggu dari Soekarno-Hatta ke Ngurah Rai, sementara rute seperti Jambi-Jakarta hanya menyediakan sekitar 70 penerbangan per minggu atau rata-rata 10 penerbangan per hari. Jumlah opsi ini memengaruhi tingkat persaingan harga dan kenyamanan penumpang.
Harga tiket pesawat dipengaruhi oleh jam keberangkatan. Penerbangan pagi cenderung lebih murah dibandingkan jadwal siang atau sore. Namun, penerbangan malam atau red-eye flight juga sering ditawarkan dengan harga kompetitif. Pada rute dengan frekuensi tinggi, harga tiket cenderung berubah lebih cepat dibandingkan rute dengan frekuensi rendah.
Berdasarkan data Traveloka, tiket pesawat sekali jalan dari Soekarno-Hatta ke Denpasar dengan Sriwijaya Air dimulai dari Rp1,2 jutaan, sementara rute Soekarno-Hatta ke Jambi dengan Super Air Jet dimulai dari Rp890 ribuan. Harga ini bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung permintaan dan penawaran di pasar.
Bagikan
Berita terkait
Naik Pesawat ke Papua Sampai Rp10 Juta Bikin Masalah Serius ke Ekonomi
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 17.05
Iran Tepis AS: Semua Maskapai Kami Tetap Beroperasi!
Detik.com · 23 September 2026 pukul 15.48
Garuda Indonesia Rapat Tertutup dengan DPR, Bahas Keuangan hingga Rute Daerah
kumparan · 23 September 2026 pukul 13.49
Sejumlah Negara Mulai Blokir Penerbangan Maskapai Iran usai Diancam AS
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 11.41