Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

50 Tusuk Sate dan Hari Pertama Bung Karno Jadi Presiden

Sehari setelah Proklamasi Kemerdekaan, Indonesia belum memiliki presiden dan wakil presiden. Pada 18 Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) mengadakan sidang di Gedung Pejambon untuk menetapkan pemimpin negara. Sukarno secara aklamasi terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia pertama, sementara Mohammad Hatta menjadi wakil presiden, tanpa pemungutan suara atau perdebatan. Para anggota PPKI kemudian menyanyikan Indonesia Raya.

Selama sidang, gagasan Dwitunggal diperkenalkan oleh Sukardjo Wirjopranoto, yang menyatakan bahwa presiden dan wakil presiden harus bekerja sebagai satu kesatuan. Konsep ini dianggap penting pada masa awal kemerdekaan. Setelah sidang, Sukarno berjalan kaki pulang ke rumahnya di Jalan Pegangsaan Timur. Di perjalanan, ia membeli 50 tusuk sate dari penjual keliling dan menyantapnya di pinggir got tanpa meja atau kursi. Perayaan atas pengangkatannya sebagai presiden berlangsung sangat sederhana.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait