52.541 PNS Bersiap Isi Kursi Kosong Jabatan Tinggi Instansi Pemerintah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat 52.541 aparatur sipil negara (ASN) dari 120 instansi mengikuti program Profiling ASN (ProASN) untuk mengisi kursi kosong jabatan manajerial hingga 31 Desember 2026. Program ini dilaksutkan berdasarkan Surat Edaran Kepala BKN Nomor 6 Tahun 2026 dan Keputusan Kepala BKN Nomor 740.4 Tahun 2026, menggunakan metode Non-Assessment Center (Non-AC) dengan durasi maksimal 180 menit untuk mengukur empat aspek utama. Hasil profil tes terintegrasi langsung ke dalam Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN) dan dapat dimanfaatkan selama tiga tahun sebagai dasar rotasi dan mutasi ASN. Plt. Kepala Pusat Penilaian Kompetensi ASN, Desy Mutia Ali menjelaskan bahwa ProASN hanya tahap awal profiling yang memberikan gambaran aspek kognitif, belum menggantikan asesmen kompetensi yang lebih komprehensif. Hasil ProASN tidak boleh menjadi satu-satunya dasar pimpinan untuk menempatkan ASN pada jabatan strategis, karena perlu asesmen tambahan agar tidak menyalahi regulasi. Program ini bertujuan memastikan pemanfaatan data talenta ASN secara transparan, akuntabel, dan mendukung sistem merit serta talent pool dinamis untuk kebutuhan organisasi dan prioritas pembangunan nasional. Pelaksanaan tes ProASN menggunakan Computer Assisted Test (CAT) BKN yang tersebar di berbagai wilayah, dengan pelaksanaan hingga akhir tahun 2026. Data yang terkumpul akan mendukung pengambilan keputusan rotasi dan mutasi pimpinan instansi pemerintah.", "tags": ["asn", "proasn", "bkn", "profil", "rotasi"]}</arg_value>
Bagikan
Berita terkait
Perencanaan Berbuah Dampak, Jateng Raih Terbaik 3 Penghargaan Pembangunan Daerah 2026
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 18.58
Korban Tewas KM Virgo Bertambah Jadi 78 Orang, 57 Masih Dicari
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 18.56
Makin Banyak! 21 Golongan Ini Gratis Naik Transportasi Umum di Jakarta
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 18.55
Kurs Rupiah Berbalik Menguat 82 Poin, Intervensi BI Dinilai Berbuah Manis
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 18.53