Jakarta · Jumat, 21 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pertama di Dunia, Satu Negara Lumpuh Dibobol AI Tanpa Bantuan Manusia

Sistem AI otonom berhasil melakukan serangan siber penuh tanpa bantuan manusia terhadap sistem pemerintah Taiwan pada Juli 2026. Dalam empat hari, agen AI memetakan 21 sistem pemerintah, membobol 85 akun pengguna, dan mengakses 2.500 data personel. Perusahaan keamanan siber Dream dari Israel mendeteksi penggunaan sistem berbasis agen AI open-source yang mengotomatisasi seluruh proses penyusupan, mulai dari pengintaian hingga strategi serangan.

Para pakar menilai serangan ini sebagai serangan otonom paling canggih yang pernah ditujukan ke lembaga pemerintah di dunia. Sistem AI yang digerakkan mengoordinasikan hingga delapan agen AI mampu membuat keputusan mandiri dan beradaptasi secara real-time ketika jalur serangan terblokir. Kementerian Urusan Digital Taiwan menduga serangan berasal dari luar negeri, dengan kemungkinan kuat dilatarkan oleh China, didukung oleh penggunaan Bahasa Mandarin Sederhana pada dokumen internal peretasan.

Serangan ini menargetkan berbagai sektor termasuk Badan Keselamatan Nuklur Taiwan, vendor TI pemerintah, dan tujuh perusahaan sektor energi. Insiden ini memperkuat kekhawatiran bahwa biaya serangan siber telah anjlok drastis sementara biaya pertahanan meningkat. Para ahli menegaskan bahwa setiap negara belum siap menghadapi ancaman AI dalam perang siber, dengan celah besar di regulasi, kapabilitas teknis, dan kebijakan global.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait