6 Senator AS Ini Akui Perang 6 Bulan Melawan Iran Berujung pada Kekalahan Total
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Enam bulan setelah serangan militer yang diluncurkan oleh Donald Trump terhadap Iran, sejumlah senator AS mengakui bahwa upaya tersebut berujung pada kekalahan total. Menurut Senator Demokrat Mark Warner, wakil ketua Komite Intelijen Senat, perang yang dimulai pada akhir Februari justru melemahkan Amerika Serikat, bukan memperkuatnya. Ia menyoroti kembali terjadinya serangan antara AS dan Iran, kenaikan harga minyak, beban logistik yang meningkat bagi pasukan AS, dan fakta bahwa Iran masih mempertahankan kemampuan untuk memperkaya uranium serta mengembangkan rudal dan drone. Menurut Warner, "perang sang presiden" gagal mencapai tujuan strategisnya dan belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Pernyataannya muncul saat pasukan AS kembali meningkatkan serangan terhadap wilayah Iran, termasuk serangan terbaru di Pulau Larak di Teluk Persia. Alih-alih meruntuhkan pemerintah Iran, serangan gabungan AS-Israel justru membuat Iran tampak lebih tangguh dibandingkan sebelum konflik dimulai, menandakan kegagalan upaya untuk mematahkan tekad dan kemampuan pertahanan Iran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 1 September 2026 pukul 14.24
Anggota Parlemen AS Ramai-ramai Sebut Perang Lawan Iran Gagal Total!
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 13.45
Pentagon Rekrut Influencer Konservatif secara Rahasia, untuk Apa?
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 11.37
Memanas, Trump Ancam Hancur Leburkan Pulau Kharg Iran!
Berita terkait
Senator AS Tuding Trump Untung Besar dari Perang Iran lewat Kepemilikan Aset Energi
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 09.28
6 Bulan Perang Iran, Trump dan Dunia Hadapi 6 Konsekuensi Pedih
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 10.30
Adik Kim Jong Un Ejek Korsel Usai Latihan Perang Dipangkas: Boneka AS!
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 14.45
Serangan Cepat Selalu Gagal, Trump Fokus Strategi Mencekik Iran Perlahan-lahan
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 17.30