Cari Laptop Bisnis? Perhatikan 6 Poin Penting Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pasar laptop bisnis di Indonesia mengalami perubahan. Dulu, daya tarik utama laptop kerja adalah performa, bobot tipis, dan baterai awet. Sekarang, produsen menambahkan dua nilai baru: ketahanan fisik standar militer dan layanan purna jual menyeluruh. ASUS menjawab tren ini dengan ExpertBook P5 G2, laptop bisnis yang menjadi Copilot+ PC Microsoft.
ExpertBook P5 G2 dilengkapi NPU dengan kemampuan hingga 50 TOPS, memungkinkan fitur AI seperti Recall, penerjemahan otomatis, dan Co Creator berjalan langsung di perangkat tanpa cloud. Dengan Windows 11 Pro, laptop ini menyediakan BitLocker, Windows Hello for Business, dan kemampuan bergabung dengan Azure AD. Prosesor Intel Core Ultra 7 Series 3 dan RAM DDR5 hingga 64GB mendukung multi-tasking berat.
Laptop ini lolos uji MIL-STD-810H, berat 1,38 kg dengan baterai 65Wh. Dilengkapi Windows Secured-core PC, BIOS standar NIST SP 800-155, serta fitur keamanan ExpertGuardian. ASUS memberikan layanan purna jual on-site 24 jam dengan program Expert Warranty. Kombinasi AI, ketahanan fisik, keamanan, dan layanan menjadikan ExpertBook P5 G2 sebagai representasi laptop bisnis masa kini yang andal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 10.32
65 Persen Warga AS Tolak Data Center, Trump: Kalau Menolak, Siap-siap Miskin
Detik.com · 30 September 2026 pukul 09.45
AI Meta Muse Dilaporkan Bocorkan Alamat Rumah YouTuber
JPNN.com · 29 September 2026 pukul 19.51
Gegara Ini Astra 6.1 Besutan OpenAI Batal Diluncurkan
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 07.07
Raksasa Teknologi Terbelah soal AI, Bagaimana dengan Indonesia?
Berita terkait
Spesifikasi Asus ExpertBook Ultra, Laptop Bisnis yang Tahan hingga 26 Jam
Media Indonesia · 5 September 2026 pukul 21.15
Hadir di Bandung, ASUS Luncurkan ExpertBook Ultra The Flagship of The Industry
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 15.44
ASUS ExpertBook Ultra: Standar Baru Laptop Bisnis Premium di Era AI
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 20.44
Bill Gates Dorong Regulasi AI, Ngaku Ingin Bertemu Trump Bahas Risiko dan Pengawasan Teknologi Ini
JawaPos · 29 September 2026 pukul 00.00